"Daddy!!!," Lirih Bintang namun masih didengar oleh Rayan. Rayan langsung menindih tubuh Bintang dan dengan reflek nya Bintang terlentang. Rayan langsung menyerang bibir Bintang dengan beringasnya, Bintang yang belum siap dengan serangan dadakan dari Rayan hanya diam saja tanpa membalasnya. "Buka," Rayan meminta Bintang untuk membuka mulutnya karena Bintang hanya diam saja membeku. Saat Bintang mulai membuka mulutnya, dengan segera Rayan melumatnya dan mengabsen seluruh mulut Bintang dengan puas. Tak berhenti disitu, Rayan kembali meraup bibir Bintang lalu turun menyusuri leher jenjang putih mulus Bintang dengan kasar. Sekarang seluruh leher Bintang sudah dipenuhi tanda merah karya Rayan. Bintang yang mulai menikmati sentuhan Rayan, Bintang mulai membalas dan bahkan memberi sedikit gigita

