Aliya bukannya mau mempermainkan anak orang, tapi ia memang sudah lama ingin bertemu dengan Gellar lagi, secara Iya secara tidak sengaja meninggalkan pria itu tanpa pamit sewaktu mereka sedang liburan. tetapi bertemu dengan Gellar dengan cara yang seperti ini justru membuat Aliya jadi berada pada dua sisi, senang dan juga takut. senang karena bertemu lagi dengan Gellar dan juga takut kalau saja nanti pria itu tiba-tiba menaruh rasa kepadanya. setuju dengan pernikahan yang diusulkan oleh dua keluarga itu bukanlah tanda dari Aliya bahwa dia sudah bisa membuka hati untuk orang lain, untuk sekarang, pada posisinya yang sedang menyukai sahabatnya sendiri Memang agak jahat karena, hatinya masih milik orang lain sementara mulutnya sudah setuju kalau ia akan dinikahkan dengan pria lain. tetapi bag

