57. Praduga

896 Kata

“Letta. Apa ini Letta yang sama?” gumam Rizal pelan sambil masih tetap terpaku di depan pintu dapur. “Zal? Kamu ngapain di situ?” tanya Salman yang melihat menantunya berdiri bengong di depan dapur. Rizal terlihat gelagapan saat dia melihat kedatangan mertuanya. Dia langsung gugup dan refleks melihat ke dalam dapur. Tentu saja Sarah langsung mendatanginya. Tiba-tiba saja wanita yang beberapa hari lalu dia nikahi itu muncul di depannya. “Mas, kamu ngapain?” tanya Sarah. “Ak-aku ... aku nyari kamu. Iya ... aku nyari kamu, Sar,” jawab Rizal asal. “Ada apa, Mas. Itu baju gantinya udah aku siapin tadi.” “Iya, tapi aku ada perlu sama kamu.” “Udah Sar, ikut suamimu dulu sana. Gak usah banyak nyanya,” perintah Salman. “Iya, Bah.” “Ayo ke kamar bentar. Bah, Rizal ke kamar bentar,” pamit R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN