“Mas,” panggil Aletta pelan. Hamzah yang sedikit kaget, langsung menoleh ke belakang. “Eh Sayang. Udah selesai mandi?” tanya Hamzah basa-basi. Aletta masuk dan berdiri di samping suaminya yang sedang duduk di atas tempat tidur. “Mas lagi ngapain?” tanya Aletta. Hamzah menggelengkan kepalanya. “Gak papa. Cuma tiba-tiba agak melo aja. Akhirnya cita-citaku bawa istri ke Tanah Haram akhirnya kesampaian.” Aletta tersenyum. “Alhamdulillah, Mas. Aku yang punya kemampuan sejak dulu buat berangkat, malah gak kepikiran sama sekali. Nunggu kamu ajak.” “Iya ya. Emang harus bareng kali ya. Ya udah, aku mandi dulu ya. Takut Umi lama nungguin.” Aletta tersenyum dan menyuruh suaminya pergi untuk mandi, sedangkan dia juga akan berhias. Aletta segera masuk ke dalam kamar, untuk bersiap. Aletta memili

