Bab 29: Back to Jakarta

1183 Kata

Beberapa bulan setelah wisudanya, Andre akhirnya kembali ke Jakarta. “Thanks ya, Bang,” dia duduk di sisi kakaknya yang menjemputnya sendiri. “Abang gak pakai sopir?” tanyanya melihat jalanan yang padat merayap. “Kamu butuh sopir?” Raka balik bertanya. “Aku prefer pakai sopir kayaknya kalau sering ketemu macet. Bisa aku sambi ngerjakan sesuatu kan kalau kejebak macet saat pakai sopir?” Raka mengangguk. Adiknya ini memang kerap mengejutkannya dengan pemikirannya. Dulu pun, ketika masih sekolah, ia lebih memilih ikut mobil ayahnya dibandingkan membawa kendaraan sendiri dengan alasan ia bisa sambil membaca selama perjalanan. “Sopir saja atau asisten sekalian?” “Hmmm. Abang beneran mau langsung cemplungin aku ke kantor?” Raka tertawa. “Aku butuh libur.” Andre mengernyit. “Ans apa kabar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN