PERANTARA

1003 Kata

Pagi itu, Ranu langsung menugaskan tim khusus untuk mencari jejak Jelita. "Ya pak." "Tak jauh dari rumah Bapak Banyu, ada taman besar. Ada sekitar lima rumah yang berada di sisi kiri dan kanan jalan. Semua rumah itu memiliki cctv yang mengarah ke taman. Cek rekamannya di tanggal Ibu Jelita pergi dari rumah." "Baik pak." “Saya minta kalian gerak cepat dan hubungi saya hari ini juga.” “Baik pak.” Ranu menarik nafas panjang sambil menyimpan ponselnya. Kalau sampai Ibu Jelita hamil, aku harus gerak cepat. Jangan sampai informasi ini terlambat diterima Bapak Banyu. Sekarang ini sudah lima bulan lebih dari sejak mereka bercerai. Andai hamil di awal awal masa pernikahan, bisa saja usia kandungannya mencapai sembilan bulan tak lama lagi. Ranu hanya bisa mengelus dadanya berulang kali.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN