TIDAK TERDUGA

1015 Kata

Wira menatapnya dengan gugup. "Maaf kalau pertanyaan ini mengagetkan. Tapi... Saya tidak mau salah sikap, mengingat Bapak Banyu adalah bos besar di perusahaan tempat saya bekerja," terang Wira. Jelita mengatupkan bibirnya, "Saya... Tahu. "Tak sengaja saya mengetahui kalau kamu kerja di PT Adhiarja Tambang. Saat meminjam laptop milikmu, ada screen saver fotomu, orang orang lain dan Banyu." "Oh.. Saya tidak salah? Kamu dan Bapak Banyu saling kenal?" Wira bertanya dengan hati hati. Jelita diam. Mmm... Ini kesempatan baik untuk mencari informasi. "Apa boleh kita bicara di lantai dua? Ada Ganika juga.. Dia saksi dari cerita saya," ucap Jelita. Ia memutuskan untuk menceritakan segalanya pada Wira. "Baik," Wira mengangguk. "Tidak apa apa?" "Tidak apa apa," Jelita mengangguk. "I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN