Bab 24

1243 Kata

Sudah hampir seminggu sejak malam itu—malam ketika Naura mendengar percakapan aneh Ethan di ruang kerjanya. Sejak saat itu, suasana rumah terasa agak berbeda. Ethan tetap bersikap biasa, tapi ada sesuatu yang berubah dari caranya menatap Naura. Seolah pria itu tahu ia sempat mengintip, tapi memilih pura-pura tidak tahu. Naura sendiri tidak berani menyinggung. Ia mencoba menenangkan diri dengan rutinitas sederhana: menyiapkan sarapan, mengunjungi ibunya di rumah sakit, lalu kembali ke rumah sore hari. Namun perasaan gelisah itu terus menempel—rasa ingin tahu yang perlahan berubah jadi ketakutan. Suatu sore, ketika ia baru pulang dari rumah sakit, ponselnya bergetar. Nama yang muncul di layar membuat napasnya tertahan. Aditya. Ia menatap layar beberapa detik sebelum akhirnya mengangkat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN