JAIM? NO!

1171 Kata

Dari halte bis pukul tiga sore, sampai ke apartemen Aziel pukul setengah tujuh malam. Mantap sekali memang. Tur keliling kota tapi sambil tidur. bayar untungnya tetap sama karena jauh dekat tarif segitu-gitu aja. Selain itu supirnya super baik karena mereka anak sekolah, ditambah tampang mereka begitu mengenaskan sampai yang melihat pun tak tega. “Huwaaaa!” Jovanka langsung merebahkan diri di sofa dan memeluk bantal. Walaupun sudah sempat tidur selama tiga jam setengah, Jovanka merasakan pegal di sekujur badan karena posisi tidurnya sambil duduk ditambah badan dalam keadaan super capek, alias sedang ringkih-ringkihnya. “Ziel. Gue numpang mandi boleh?” “Hm.” Aziel sedang sibuk merapikan sepatu Jovanka yang terlempar berjauhan. Satu di dekat pintu, satunya lagi mental sampai ke bawah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN