Tak tahu apa yang membuat Elang nekat mendekati wanita itu, wanita yang masih terpaku menatapnya. Setelah ratusan kali hati bebalnya meminta untuk mencari kembali wanita itu, kali ini Elang seakan menyetujuinya. Ia ingin kembali dan berusaha meraih cinta pertamanya. Elang teliti, wanita itu cukup berubah dari segi fisik. Tingginya sudah mencapai hidungnya bukan bahunya lagi, wajahnya semakin cantik dan tampak lebih dewasa dari yang lalu bahkan rahang wanita itu terlihat lebih tegas seolah memperlihatkan bahwa wanita itu adalah wanita yang tegas dan tangguh, dan tubuhnya terlihat lebih berisi. Hal yang tidak berubah adalah hidung mancungnya yang bangir dan matanya yang bulat besar cemerlang. Sekian tahun mati rasa, Elang merasa dirinya kembali hidup karena desiran aneh dan jantungnya yang

