Chiko memandang mahasiswi didepannya ini datar, sedangkan yang ditatap hanya menunduk dengan sesekali meringis. "Ini sudah kesekian kalinya setelah beberapa minggu saya mengajar." Chiko masih terduduk nyaman dikursi yang tersedia dikantornya. Setelah banyaknya pelanggaran yang dilakukan, Chiko harus mengambil tindakan lanjut. Mahasiswinya ini sering kali terlambat masuk kelasnya dan beberapa kali lupa membawa tugas yang disuruhnya. Awalnya Chiko tak terlalu ambil pusing, semua mahasiswa pasti pernah terlambat sekali dua kali tetapi yang ini sudah berulang kali. Chiko tidak suka membuat sensasi oleh karena itu ia memberi izin masuk dengan kadar toleransi sepuluh menit. "Maaf pak, saya gak akan ulangi lagi. Untuk tugasnya hari ini akan saya kumpulkan. Saya akan ambil kerumah." Chiko men

