Adyt dan Adysti masih menunggu jawaban Andrian dan Andriani. "Bagaimana?" Tanya Adyt. "Aku kira sebaiknya kita tanyakan langsung saja pada Dina, karena ini menyangkut hidupnya, dia yang paling berhak untuk memutuskan, kita sebagai orang tua hanya bisa menyampaikan pandangan kita saja" jawab Andrian akhirnya. "Hmmm Uncle benar" Adyt mengangguk setuju. "Panggil Dina nya sayang" pinta Andrian pada Andriani. Baru saja Andriani berdiri dari duduknya, Dina sudah keluar dari tempatnya menguping sejak tadi. "Dina sudah di sini dari tadi, maaf kalau Dina sudah menguping pembicaraan orang tua, tapi yang dibicarakan soal Dina sendiri, jadi nggak apakan kalau Dina menguping?" Katanya dengan wajah tersipu. "Duduklah di sini sayang" Andrian menepuk tempat diantara dirinya dan Andriani. Dina dudu