Sinar matahari sudah mulai mengintip melalui jendela kamar hotel. Tidak terlalu silau, tetapi cukup membuat dua insan manusia yang sedang tertidur lelap, bangun, sebab merasakan kehangatan yang terasa di wajah. Malika membuka matanya lebih dulu. Waktu tidur yang terlampau singkat, hanya sekitar tiga jam saja setelah aksi balasan yang sang suami lakukan, membuatnya cukup kelelahan sehingga merasa waktu tidur tadi tidaklah cukup. Tubuhnya terasa lengket, sebab peluh yang memenuhi sekujur tubuhnya ketika kemesraan antara dirinya dan sang suami terjadi dini hari tadi. Bayangan berendam di dalam bath tub yang penuh dengan air hangat, menari-nari di pikirannya. Sebelum memutuskan untuk turun dari ranjang tempat tidur, dilihatnya wajah tampan yang masih terpejam dengan garis wajah yang begi

