Pertemuan tak Terduga

1252 Kata

Pagi yang cerah, secerah pasangan suami istri yang saat ini tengah menikmati sarapan pagi di meja makan. Keduanya tampak selalu tersenyum seolah menggambarkan suasana hati mereka yang berbunga. Pergulatan malam yang Arka dan Malika lakukan semalam, ternyata berlanjut hingga ronde kedua. Mereka melakukannya setelah sebelumnya menyantap makan malam yang Bu Nina siapkan.  Lantas kini, terbangun dalam kondisi tubuh yang luar biasa segar —bagi Arka khususnya, wajah berseri mereka tersalurkan pada orang yang melihatnya —Bu Nina, sang asisten rumah tangga.  "Oh iya, siang ini Ibu dan Adi akan sampai. Apakah kamu mengijinkan aku membawa mereka berkeliling kota?" tanya Malika pada Arka, di tengah suapan nasi goreng yang ia kunyah.  "Tentu saja, asal kamu tidak membuat Pak Feri dan Hamdan kembal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN