Malam hari, setelah peristiwa siang di rumah Pak Wahyu, Malika meminta pada Bu Dini —sang ibu, untuk tidak keluar rumah sementara waktu. Membiarkan mulut-mulut itu diam dengan sendirinya, tanpa harus mereka membungkam. Malam ini, sesuai janji Malika kembali menghubungi sang suami, setelah dirasa waktu yang ia pilih tidak mengganggu waktu kerjanya. [Apakah kamu baik-baik saja, Sayang?] tanya Arka, sesaat panggilan itu ia terima. "Ya, saya baik-baik saja. Anda tak perlu khawatir." [Ada apa dengan ibumu tadi siang?] Malika yang masih belum siap menceritakan semuanya pada Arka, memilih untuk kembali berbohong. Ia bisa mudah melakukan hal itu, sebab saat ini sang suami tidak berada di depannya. "Ibu tadi terpeleset ketika pulang dari pengajian." [Benarkah?] tanya Arka ragu. "Ehm iy

