Sekelebat Masa Lalu (2)

1175 Kata

Malika melihat ada sikap berbeda yang suaminya tunjukkan ketika keduanya sudah berada di dalam kamar. Arka yang memilih untuk langsung tidur setelah ia selesai membersihkan diri, menimbulkan keheranan di wajah sang istri.  "Mari kita tidur! Ini sudah larut malam. Aku tahu kamu sudah letih menungguku pulang." Arka menarik tubuh sang istri ke dalam pelukannya. Menempelkan kepala ke ceruk leher istrinya. Malika pun enggan untuk bertanya lebih jauh. Ia merasa jika saat ini bukan momen yang tepat baginya, untuk mengetahui apa yang saat ini tengah terjadi pada sang suami.  Arka tahu ada tatapan heran yang Malika tampakkan di wajahnya, tetapi ia enggan untuk menjelaskan apa yang tengah ia rasakan saat ini. Bukan Arka ingin menutupi, tetapi Malika yang ia pikir tidak ada hubungannya dengan kond

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN