Langkah demi langkah Savannah jalani menuju ruangan Danish sembari bertanya-tanya kenapa pria itu memanggilnya. Dan di antara banyaknya pertanyaan di benak Savannah saat ini, ada satu pertanyaan yang mengganggunya. Bolehkah ia kembali berharap sekarang? Berharap bahwa Danish sungguh akan memberinya nilai A jika benar-benar berusaha untuk mendapatkan nilai itu seperti ucapan pria itu padanya. Setelah menelusuri koridor panjang lantai lima, akhirnya Savannah tiba di depan ruangan Danish. Ia pun menghela nafas panjang sebelum mengetuk pintu. “Masuk” Pinta Danish dari dalam ruangannya. Sedikit ragu, Savannah akhirnya membuka pintu setelah mendengar teriakan Danish. “Bapak memanggil sa... ya?” Tanya Savannah sebelum terkejut melihat Vivian dan Miska juga berada di sana. “Hai, Savannah” Sa

