Chapter 44

1639 Kata

Flashback On. “Wah~ Siapa dia?” “Siapa pria itu? Tampan sekali” “Astaga, apa dia bahkan seorang manusia?” “Aku akan menyuruh Ayahku mengundangnya ke rumah!” “Wah~ Tampannya. Seperti pangeran di negeri dongeng” “Lihat, dia tampan sekali. Dilihat dari sisi mana pun, dia tetap tampan” “Apa dia Dewa yang diutus ke bumi untuk kaum hawa?” “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” “Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!” “Pria itu memang sangat tampan” “Dulu kami bersekolah di SMA yang sama. Dan dia sangat dingin, jadi jangan berharap banyak padanya” Itulah desas-desus yang Tia dengar saat pertama kali ia masuk di Universitas Jakarta sebagai mahasiswa baru. Dan harinya itu bahkan telah dimulai dari tersebarnya ketampanan pria yang mereka jadikan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN