“Aku... Sebenarnya aku... Aku menyukaimu” Ungkap Aldebaran. Tubuh Savannah seketika membeku setelah mendengar ungkapan Aldebaran. Tubuhnya seakan kaku. Lidahnya terasa kelu untuk mengucapkan satu kata. Bahkan matanya seperti mati rasa hanya untuk berkedip. Seketika, Savannah teringat akan ucapan Tia padanya tempo hari. “Apa kau tidak melihat sesuatu yang aneh pada Aldebaran?” Tanya Tia. “Kau... pura-pura tidak tahu atau memang bodoh?” Tanya Tia. “Aldebaran... dia... menyukaimu” Ucap Tia. ‘Jadi, Tia benar? Kalau Al menyukaiku?’ Batin Savannah. “Savannah” Sahut Aldebaran saat Savannah tak kunjung membalas ucapannya. “Kau tidak perlu menjawabnya sekarang. Aku akan menunggu jawabanmu sampai kau siap” Ucapnya. “Tidak perlu. Aku akan menjawabnya sekarang” Tolak Savannah seraya berbalik pa

