Abizar menjemput Runa sore itu. Kekasihnya keluar dari dalam rumah mengenakan celana jeans, blouse berenda warna biru langit dengan tas selendang berwarna coklat dan sepatu flat berwarna senada. Rambutnya terikat ekor kuda sehingga setiap Runa berjalan, rambutnya itu ikut bergoyang. Lucu.. Aku gemas setengah mati! Abizar menahan senyumnya, hingga Runa ada di hadapannya. "Langsung pergi?" Runa bertanya. "Ayah pergi. Ibu juga baru saja keluar, katanya mau ke galeri." "Kalau begitu, langsung pergi saja," Abizar memutar dan membukakan pintu mobil untuk Runa. Kekasihnya itu masuk dan duduk di kursi. Dari luar mobil, Abi menarik sabuk pengaman agar melingkar di tubuh Runa. Badannya membungkuk dan mengaitkan sabuk itu agar menahan tubuh Runa. "Aman," Abizar mendengar bunyi KLEK saat k

