38. Tak Terduga

1288 Kata

Kelima sahabat itu menikmati makan malam di restoran tepi pantai dengan ditemani alunan musik tradisional Bali. Pengunjung yang datang pun rata-rata adalah turis asing. Namun, tak sedikit turis lokal yang juga memenuhi restoran itu. “Sst! Gais!” Devika memajukan tubuhnya memepet meja. “Perhatikan di arah jam sembilan, ada cowok bule yang merhatiin meja kita sejak tadi,” bisiknya sembari tertawa kecil. Mila dan Airin langsung menoleh ke arah yang disebutkan oleh Devika. “Jangan dilihatin balik, nanti dia risih!” hardik Devika dengan mata melotot pada Mila dan Airin. Airin memutar bola matanya menanggapi ucapan Devika yang menurutnya terlalu berlebihan. “Mana ada dia noleh ke sini, Vik, GeEr banget sih kamu,” ujar Mila. Sandra dan Mona menertawakan Devika atas perkataan Mila. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN