bab 72

1169 Kata

"Aku sangat khawatir, untunglah kamu tidak apa-apa." Adam menghela lemah, bahkan lelaki yang tidak pernah melakukan kontak fisik itu pun langsung memeluk Lana dengan erat, setelah melihat kondisi Lana yang mulai membaik. "Aku nggak apa-apa." Lana melepaskan diri. Meski terlihat enggan, tapi akhirnya Adam pun melepas pelukan. "Aku hanya lupa mematikan pendingin udara saja." Lana tersenyum. "Kamu bawa ambulans dan menyuruh pegawai apartemen segala." Lana berdecak, meski begitu senyum lembut tak lepas dari bibirnya. Lana kagum dengan kesigapan yang dimiliki Adam. Tanpa ragu, lelaki itu langsung menghubungi tenaga kesehatan terdekat untuk menolongnya. Lana memang sempat tidak sadarkan diri akibat kedinginan, tapi kondisinya membaik setelah mendapat perawatan dari tik medis. Adam sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN