Chapter 36: Maaf

1341 Kata

Ghani tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang. Dirinya tengah ada di pantai untuk menikmati sunrise. Ia rela bangun pagi-pagi buta padahal kemarin cukup melelahkan karena acara pernikahan Nesya. Meskipun terbilang santai ia tidak bisa menampik bahwa dirinya lelah dan mengalami kesulitan tidur di kamar villa yang seluas itu dan hanya seorang diri. Dia berhasil menyelinap keluar kamar dengan diam-diam agar tidak diikuti oleh Niko. Pria itu terkadang tidak bisa jauh dari Ghani. Ingin rasanya ia berbalik dan berlari sejauh mungkin. Tapi itu semua tidak mungkin karena sudah terlalu terlambat. Keduanya sama-sama menyadari bahwa mereka kini tengah berada di tempat yang sama. Berada di pinggir pantai, langit masih sedikit gelap dan matahari tampak belum ingin muncul. Mereka berdua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN