75 - Rencana Saka.

2131 Kata

Chandra dan Alina akhirnya membawa Raline pulang ke rumah mereka. Walau bagaimanapun Raline adalah anak mereka, itulah alasan keduanya memutuskan untuk membawa Raline bersama mereka. Saka menghampiri Aliya yang sampai saat ini masih menangis sesegukan di sofa. "Bu, tolong maafkan Bapak ya, ini semua salah Bapak," ucap lirih Saka sambil menggenggam erat kedua tangan Aliya. Tangis Aliya semakin menjadi begitu mendengar ucapan Saka. "Seandainya saja dulu Bapak mendengarkan ucapan Ibu, melarang Jonathan menikah Raline, dan tidak menerima perjodohan yang Pak Chandra berikan, pasti semuanya tidak akan jadi seperti ini." Saka langsung menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang sudah terjadi pada Jonathan. Aliya tidak menanggapi ucapan Saka, tapi tangisnya yang semakin lama semakin histeris

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN