82 - Penyesalan Raline

1624 Kata

Indra sedang bersiap-siap ketika ponselnya yang ia letakkan di atas meja berdering. "Maaf kalau saya mengganggu waktu Bapak." "Tidak apa-apa, ada apa?" "Ada yang ingin datang menjenguk Nona Melinda, Pak." "Siapa?" "Orang tua Raline, Pak." "Maksud kamu, Pak Chandra dan Bu Alina?" Indra bukan hanya sudah mengetahui tentang Raline, tapi juga tentang keluarganya. "Iya, Pak. Pak Chandra dan Bu Alina memaksa untuk bertemu dengan Bapak dan Nona Melinda." "Ok, biarkan mereka masuk." "Baik, Pak." Sejak tadi, pembicaraan antara Indra dan Niko didengar oleh Riani juga Melinda. Riani lantas membuka tirai penutup, menatap sang suami dengan raut wajah penuh tanya. "Siapa yang datang, Pak?" Berbeda dengan Indra, Riani sama sekali belum mengetahui tentang nama orang tua Raline. "O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN