"Jadi saya tidak akan berurusan dengan Bapak kalau saya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler?" ulang Kira pada Pak Bima. Dia tersenyum cerah mendengar itu. Pak Bima mengangguk. "Kamu itu belum punya ekstrakurikuler mana pun, jadi sampai jumat nanti kamu harus punya kegiatan kalau tidak kau akan tetap bersama pengurus osis." "Baik, saya terima ini, kalau begitu saya pergi dulu ya Pak." Pak Bima mengangguk saja, tak mau mencari gara-gara dengan Kira lagi. Bisa saja dia akan bernasib sama dengan keponakannya. Dua hari telah dilewati. Ita dan beberapa sebagian teman yang lain telah bebas tapi ada beberapa yang masih mendekap di penjara terutama Cia. Rupanya Ayah Kira tak mau melepas dengan mudah gadis itu. Ita mungkin adalah otak dari bagian rencana jahat tapi Cia adalah orang yang mengeksek

