80- Perkelahian

1089 Kata

Jena menyantap baksonya dengan lahap. Di sampingnya ada Fina yang juga tengah melahap gado- gadonya itu. Kedua gadis itu cekikikan ketika mereka melihat wajah masing- masing yang tampak lucu karena memakan dengan lahap itu. "Hahaha." "Lo udah kayak gak makan seminggu, Jen." Fina menyahuti tawa Jena dengan tawa yang lebar pula. Mendapati Fina menertawainya seperti itu, Jena pun kembali tertawa lebar- lebar. "Lo juga!" seru Jena dengan tawa bahagianya. Kedua gadis itu terus tertawa lebar dan bahkan tak menyadari bahwa ada dua cowok di meja yang sama dengan mereka itu. Kedua cowok itu bahkan sedari tadi terus memandangi Jena dan Fina. "Kalian berdua bahagia banget?" Rehan menyeletuk. Cowok itu menanyakan kalimat itu sembari masih mengunyah sosis dalam seblak yang dipesannya itu. Kemud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN