“Ma ... tapi aku mau pulang ke rumah Mama saja!” Elsa mencebik, setelah kondisi Aaron sudah dipastikan benar-benar stabil, ia diperbolehkan pulang. Jahitan bekas operasi Elsa juga sudah mengering sempurna, jadilah siang ini dia sudah berada di rumahnya. Angela menghela nafas panjang, “Kamu sudah punya rumah sendiri, besar dengan dua asisten rumah tangga, kurang apa sih?” tentu Angela tidak akan mengizinkan Elsa kembali ke rumah keluarga mereka, bisa kacau semua konspirasi yang selama ini dia dan besannya susun guna mendamaikan sepasang suami-isteri itu. “Tapi, Ma ... Aaron butuh Mama,” tentu Aaron yang Elsa jadikan alasan, mamanya dokter spesialis anak, kebetulan juga merupakan dokter yang menangani Aaron ketika lahir dengan kondisi yang memprihatinkan kemarin. Tampak Angela menyentuh b

