Zumena menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi, memejamkan mata sejenak, membiarkan gagasan radikal itu bersemayam di benaknya: Perceraian. Gagasan itu terasa seperti pintu gerbang menuju kebebasan mutlak. Jika dia berani melangkah, dia bisa mengakhiri kendali Nicholas yang mencekik, bukan hanya atas dirinya, tetapi juga atas Yayasan yang ia cintai. Itu adalah satu-satunya jalan untuk membebaskan Jafran dari peran sebagai kekasih terlarang; Jafran tidak akan lagi dicap sebagai pria yang berselingkuh dengan istri orang, melainkan sebagai pasangan baru yang sah. Perceraian adalah jalan untuk mengklaim kebebasan sejati, mewujudkan janji Jafran untuk "membawanya pergi" secara permanen, bukan hanya sesaat. Namun, setiap keuntungan itu membawa serta risiko yang kolosal, setajam pisau ber

