Zumena kemudian menatap mata Jafran, memohon pengertian. “Ketika aku bertemu denganmu di kafe … ketika kamu menuntutku untuk menjadi partner pura-puramu di Hari Minggu … itu adalah kesempatan bagiku untuk menguji batas Nicholas. Aku ingin melihat apakah aku punya power untuk melawan. Kamu adalah satu-satunya celah yang kutemukan untuk bernapas, Jafran. Pelarian gila kita adalah pelarian dari penjara yang sah.” Penjelasan Zumena sangat detail dan logis, cukup untuk meruntuhkan dinding amarah Jafran. Namun, trauma masa lalu Jafran dengan Gina, wanita bersuami yang juga mengklaim dirinya sandera, sulit untuk dihilangkan. Jafran bangkit. Dia berjalan ke lemari kecil, mengambil botol wiski yang ia temukan, dan menuangkannya ke dalam cangkir kopi bekas. "Dia adalah istri. Istri. Aku tel

