Ranta terduduk resah di samping Bara. Tidak terlalu nyaman dengan keadaan tegang di rumah ini. Tetapi genggaman Bara yang mengerat di jemarinya sedikit membuat Ratna bisa bertahan meskipun ia tak yakin omongan suaminya tadi pagi adalah kebenaran. Dari tatapan yang ia lihat Nyonya Sasha masih terlihat tidak menyukainya. “Jadi Jihan akan menikah 5 hari lagi?” Pertanyaa Tuan Bagaskara setengah tak percaya. Mengerti bagaimana Jihan sangat membenci laki-laki itu. Tetapi Bara menanggapi pertanyaan tersebut dengan anggukan yang mengartikan bahwa kabar itu benar. “Jihan sendiri yang mengatakannya padaku.” Tuan Bagaskara menghela napas. Ia cukup terkejut dengan kabar pernikahan Jihan karena tak ada berita apapun dari pihak keluaraga Jihan yang memberitahunya, jika Bara tidak mengatakan hal ini