Bara memeluk tubuh Ratna dari belakang. Kebahagiaan kali ini benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Memperjuangkan wanita mungil ini untuk menjadi miliknya tidak lah mudah bagi Bara. Banyak krikil tajam yang akan selalu bertebaran saat Bara mencoba menggapai cintanya pada gadis desa ini. Dan sekarang. Melihat bayi kecil terlihat tertidur lelap di dalam boks bayi. Dengan tangisan haru Ratna di dalam pelukannya benar-benar membuat Bara bahagia. Meskipun ibunya masih acuh dengan Ratna tetapi Bara bisa menemukan kilatan mata ibunya sangat menyukai bayi mungil yang terlahir dari rahim istrinya. "Mas." "Hm." "Mas kenapa ndak tidur?" Bara semakin mengeratkan pelukannya. Mengecupi bahu Ratna dengan sesapan yang membuat gadis itu bergidik karenanya. "Aku tidak mungkin tidur