Musuh wanita mencoba menggoda Stev, bahkan mengajak nikah bersama, tapi Stev sama sekali tidak mau karena dia adalah musuh, tentu saja jahat, apalagi monster, meskipun monster itu termasuk cantik. *** Stev memicingkan kedua mata mendengar ucapan Terifly yang ingin menikahi dirinya dengan paksa, Stev harus ekstra hati-hati kali ini, karena mungkin dia akan menjadi incaran utama bagi musuh. "Mau apa dia, sungguh gila! Aku gak akan biarin dia menyentuh tubuhku sedikit pun," batin Stev. "Jadi monster itu yang mengendalikan 2 patung tadi, hebat juga dia," lanjutnya masih berkata dalam hati. "Stev, kamu jangan cemas. Kami akan melindungi kamu," ucap Chely dengan pelan. "Benar, sepertinya ini kesempatan bagi aku dan Chely. Mungkin musuh mengabaikan kekuatan kami, jadi aku dan Chely bisa meny

