Stev dan teman-teman sudah masuki gua labirin di dalam gunung, keadaan sangat gelap, tapi mereka menggunakan kekuatan mata agar bisa melihat dengan jelas. Saat di dalam pun mereka menemui beberapa hal yang mengejutkan, seperti kelelawar dan batu tajam yang jatuh dari atap gua, bahkan air yang menetes saja membuat mereka terkejut, terutama Ricko. *** Mereka terus menelusuri gua labirin dengan hati-hati, saat ini mereka menghadapi jalan buntu yang merepotkan. "Aduh, kita dapat jalan buntu. Apakah kita harus menghancurkan jalan buntu seperti waktu itu?" ucap Stev. "Sepertinya hanya itu pilihan yang terbaik, aku malas balik lagi, buang-buang waktu," balas Chely. "Aku setuju," tambah Ricko. Ketiga roh suci pun pasti setuju, karena lebih cepat maka lebih baik buat mereka. "Biar aku saja ya

