Permainan Gila

1357 Kata

"Apa rencanamu?" Liam bertanya seraya mengusap pundak Clarissa yang terus menangis karena mengkhawatirkan Galendra. Hana melihat hal itu dengan rasa sesak yang menghimpit d**a. Tanpa kata, ia langsung memeluk Clarissa, mencoba menyalurkan kekuatan. Hana seolah bisa merasakan setiap detik ketakutan Clarissa. Bayangan saat ia dikurung oleh Diana tempo hari kembali muncul. Rasa takut jika anaknya diambil paksa setelah lahir nanti telah memberikan empati yang luar biasa bagi sesama ibu. Meskipun saat awal mengetahui kehamilan ini Hana sempat berpikir pendek untuk menggugurkannya karena rasa putus asa, kini ia sangat menyesal. Melihat Galendra yang terancam membuatnya sadar betapa berharganya nyawa kecil di dalam rahimnya. "Aku akan pura-pura setuju menikah dengannya. Kalian bersembunyi, da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN