Part 25 (Pulang ke rumah yang tepat)

1701 Kata

“Minta maaf ke istrimu!” ujar Ilham Perkataan itu terus berputar di kepala Rafa. Rasanya tidak mungkin meminta maaf pada wanita itu. Di mana letak harga dirinya jika ia sampai melakukan hal tersebut? Yang ada Humairah akan bersikap semena-mena padanya. Ceklek Rafa membuka pintu Apartemen dan langsung disambut oleh istrinya. “Mas Rafa sudah pulang!” ujar Humairah sembari tersenyum manis “—“ Bahkan Rafa enggan untuk sekedar menjawab pertanyaan istrinya, lalu bagaimana ia bisa minta maaf! Humairah berdiri lalu mendekat ke arah suaminya. Ia mencium punggung tangan Rafa dengan tulus. Kebetulan Humairah sedang mengerjakan tugas kampus dengan ditemani secangkir kopi dan cemilan ringan. “Humairah bantu…” “Nggak perlu!” “Huhh..” Humairah menghela nafas kasar “Baiklah.” “Em.. kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN