Jeremy tidur sampai hampir sore dan sama sekali tidak bergerak seandainya saja bukan karena Geby yang mengganggunya. "Bangunlah bayi besar..." bisik Geby di dekat telinganya. Kau sudah mendengkur seperti raksasa dan membuat mereka semua takut. "Aku tidak mendengkur saat tidur," ternyata Jeremy mendengarnya. "Dari mana kau tahu?" Geby memang berbohong masalah dengkurannya tapi seharusnya memang Jeremy tidak tahu. Jeremy mengangkat sedikit kepalanya, membuka sebelah matanya sambil mengeryitkan dahi karena masih malas. Dengan tubuh besarnya yang masih tertelungkup Jeremy mengulurkan tangannya untuk meraih perut Geby. "Apa mereka tidak apa-apa?" Nampaknya Jeremy baru sadar jika tadi telah berlebihan. "Seharusnya aku masih marah padamu!" ketus Geby memperingatkan. "Aku suamimu, meski

