Geby hendak membuka laci untuk mengambil pulpen ketika kemudian sadar jika laci yang serat itu ternyata terkunci padahal selama ini tidak ada yang mengunci laci meja. Karena penasaran Geby mengambil jepit rambutnya, melipat ujungnya sedikit kemudian memasukkannya ke lobang kunci pelan-pelan. Geby mempelajari keahlian itu dari sepupunya Tobias si anak laki-laki paling jenius di rumah keluarganya. Seharusnya Geby memang tidak perlu terlalu penasaran karena kadang hal seperti itu justru akan menyusahkan dirinya sendiri. Lipatan kertas yang sudah agak kusam menguning itu memang langsung menarik perhatiannya begitu baru membuka laci. Lagi-lagi karena rasa penasaran ia mengambil lipatan kertas tersebut dan membukanya. Sebuah tulisan tangan yang cantik dan tentu dia langsung mengenali nama di

