BAB 83 MAKAM JAMES

1226 Kata

Di antara guguran daun mapel yang sedang menguning dan cahaya matahari yang mengintip dari celah-celah ranting kering, Jeremy Loghan terlihat masih berjongkok di depan makam James, menyentuh batu nisannya yang berukir dengan tinta emas di atas marmer hitam. Entah apa yang sedang di pikirkan Jeremy, karena dia hanya diam tanpa mengucapkan satu patah katapun. Geby duduk di samping undakan tangga memperhatikan suaminya dan sesekali melihat tingkah Lily yang lalu-lalang di sekitarnya untuk menangkap guguran daun yang terbawa angin. Cuaca sudah lebih teduh, meskipun matahari masih nampak cerah tapi sudah tidak terik lagi. Hati Geby juga ikut teduh ketika melihat suaminya. Akhirnya dia bisa melihat kerelaan Jeremy untuk memaafkan, meskipun sampai sekarang Geby masih belum tahu apa sejatinya mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN