Geby langsung terkesiap tegang dan waspada ketika Jeremy Loghan membuka pintu dan langsung berjalan menghampirinya. Geby masih duduk di ujung ranjang mengepalkan tangan ke dadanya seperti sedang berdoa karena yakin pria itu tidak hanya sekedar marah dan Geby bersumpah tidak akan pernah mau dipaksa lagi dengan cara apapun. Ternyata Jeremy justru tidak bicara apa-apa dia hanya langsung meraih tangan Geby yang mengepal, meregangkannya pelan-pelan dan memasukkan kembali cincin tersebut di jari manisnya. Tidak tahu kenapa sepertinya Geby jauh lebih takut dari saat pria itu datang dan langsung menjerat pinggangnya. "Maaf." Geby merasa tetap layak untuk meminta maaf karena bagaimanapun hari ini dia sudah membuat semua orang ikut susah. "Sudah kukatakan padamu jangan pernah melepasnya lagi!"

