BAB 93 MIMPI DAN KECEMASAN

1808 Kata

Jared duduk sendiri di meja makan memikirkan mimpinya tadi. Jared melihat Jeremy Loghan yang sedang meremas dadanya dan darah segar merembas dari sela jari-jari pria itu sebelum kemudian terjatuh. Jared sangat cemas meskipun itu hanya mimpi, mimpi siang hari yang sangat mengerikan. Jeremy Loghan adalah satu-satunya orang yang mau menerimanya dengan tanpa syarat dan memberinya kepercayaan layaknya saudara laki-laki meskipun mereka terlahir dari ibu yang berbeda. Jikapun ada seseorang di muka bumi ini yang akan selalu dia dengarkan, dia hanya Jeremy Loghan. Sudah jelas sebesar apa rasa hormat dan cintanya pada Jeremy, tapi kali ini Jared tidak hanya mencemaskan Jeremy namun juga Geby. "Jared ..." terdengar suara lirih Mara dari dalam kamar. "Ya, aku di sini." Jared segera berdiri untuk men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN