"Lalu?" Jero bertanya dengan santai tanpa merasa terusik sedikitpun. Gween menarik napas panjang dan melirik ke arah Leoni yang meletakkan jus apelnya di atas meja. "Aku pergi dulu, selesaikan masalah kalian dengan baik," ujar wanita itu yang mau tak mau membuat Gween mendengkus karena sikap santai manusia-manusia itu. Apakah tidak sedikitpun terpikir di otak mereka bagaimana perasaan Gween saat ini? "Mami Flo bilang dia tidak mengambil uangmu sepeserpun, tapi kamulah yang memberikannya karena sudah memberikan informasi tentang tempat tinggalku," ucap Gween to the point. Jero menaikkan sebelah alis dan tersenyum miring. "Dan kamu percaya?" tanyanya. "Apa masuk di akal informasi tentang tempat tinggalmu itu kuhargai dua miliar?" Gween mengepalkan tangan erat. Jero sedang menyadarkan w

