Sebenarnya Tari berani datang menemui Akbar karena satu hal. Yaitu ia sudah menceritakan semuanya kepada kedua sahabat semasa kuliahnya, Nida dan Esti, dan mereka berdua pun terkejut mendengar apa yang sesungguhnya terjadi. "Serius?" "Sungguh?" Itu adalah reaksi pertama yang mereka dapat tunjukkan pada Tari ketika ia menceritakan yang sebenarnya terjadi empat tahun lalu pada mereka. "Jadi selama ini Akbar gak bersungguh-sungguh buat putus dari kamu, Tari?" Tari mengangguk menjawab pertanyaan Nida. Saat ini mereka tengah berhubungan lewat sambungan video call, jadi sebelum tidur, Tari sengaja menghubungi kedua sahabatnya itu. Bagaimanapun mereka adalah saksi putusnya hubungan Tari dan Akbar empat tahun lalu. "Dia bilang sendiri?" Esti menyahuti. Tari menggeleng