"Kamu ketemu ibunya Akbar, Tari?" Alangkah terkejutnya Tari saat menyadari jika mamanya sedari tadi ternyata mendengar semua percakapannya dengan Arif. "Ma ..." Melati mendekati Tari dan Arif yang tengah duduk di sofa di ruang keluarganya. Wanita itu masih mengira-ngira apa yang ia dengar tidaklah salah. Sekali lagi membuka teliganya lebar-lebar memastikan bahwa pendengarannya masih berfungsi dengan baik. "Tari ... kamu ketemu ibunya Akbar? Mama gak salah dengar?" tanyanya lagi. Tari dan Arif terkesiap. Mereka saling melempar pandang. Kemudian Arif mengibaskan tangannya di depan wajah sang Mama untuk mengalihkan pertanyaan Mamanya. "Ma ... Mama salah dengar," kata cowok itu. Tari menyenggol lengan Arif saat adiknya itu masih berusaha mengibas-ibas tidak sopan. "Ma ..." "Enggak