Episode 33

2140 Kata

Keira menguap lebar. Nyaris membelah wajahnya menjadi dua bagian. Sebenarnya ia sudah sangat mengantuk. Setelah seharian berjibaku dengan pasien-pasien di rumah sakit, rasanya ia ingin sekali membaringkan tubuh sejenak. Menikmati nyamannya kasur dan aroma harum malaikat kecilnya. Hanya saja, saat ia melirik tubuh ringkih ibunya yang masih saja sibuk meracik berbagai bumbu masakan, rasa lelahnya menguap seketika. Ibunya juga tidak kalah lelah. Bahkan pasti lebih lelah. Mengolah berbagai macam masakan untuk katering hanya berdua dengan Mbak Ani, bukan hal yang mudah. Selain itu, ibunya juga masih harus berjualan lauk matang. Di tambah lagi mengasuh Dhira, lelahnya sudah pasti berkali-kali kali lipat. Tapi toh ibunya tidak pernah mengeluh. Oleh karena itulah, ia tetap berada di dapur sederha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN