Keesokan harinya, yang pertama kali membuka mata adalah Aul. Ia memang yang pertama kali juga tidur malam tadi. Saat hendak mengambil air minum, ia melihat Pak Tua yang sedang bersiap-siap. "Kau mau berangkat?" tanya Aul. Pak Tua pun mengangguk. "Ya. Kenapa kau sudah bangun? Dua temanmu itu sepertinya masih tidur." "Haha. Ya, mereka mungkin tidur larut. Kau mau mengangkut sampah?" "Iya. Aku ada beberapa panggilan dari perumahan. Jadi, aku harus segera datang dan mengangkut semua sampah itu." "Sepertinya, menyenangkan. Berpergian ketika pagi-pagi sekali." "Sebenarnya, tidak juga. Aku masih ingin tidur, tapi karena aku butuh uang, tidak mungkin kan kalau aku tidak berangkat." Aul tersenyum. Itu mengingatkan Aul kepada ayahnya yang selalu suka bekerja. "Boleh aku ikut?" tanya Aul. Pak

