Menunggu kelahiran seorang anak menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi Galaxy, dia berada di sebuah ruangan dimana sang istri berusaha mengeluarkan kehidupan yang sebelumnya berdiam di dalam perut. Tangan Galaxy menggenggam tangan Shuhua ketika sang istri terus berteriak mencoba menyelesaikan tugasnya. “Sebentar lagi, Bu. ayok dorong terus,” ucap sang dokter yang membuat Galaxy semakin panik. Selama inikah prosesnya? Membuat wajahnya tidak luput dari perasaan khawatir, dia berulang kali mengecup kening Shuhua. “Mas di sini, Sayang. ayo sedikit lagi.” Hingga dalam satu tarikan napas terakhir, Shuhua berhasil mengeluarkan bayi laki laki yang mereka nanti itu. Suara tangisan menggelegar, Shuhua terlihat sangat lega dengan matanya yang berkaca kaca melihat bagaimana bayinya sedang dibersi

