ZAHRANA BAB 85 Rana benar-benar khawatir sekali dengan keadaan Leo saat ini. Semalam padahal mereka baru saja bercanda lewat telfon setelah Nadia tidur. Ucapan Leo semalam juga masih terngiang di telinga Rana. “Berapa kali kamu mengucapkan kata cinta padaku semalam, Leo? Maafkan aku, yang semalam hanya menganggap ungkapan cintamu hanya keterpakasaan saja. Aku mencintaimu, Leo, sangat mencintaimu,” gumam Rana sambil menyeka air matanya. “Bunda, awas.....!” teriak Nunuk dan Nadia bersamaan. “Apaan, sih! Orang enggak apa-apa kalian malah bikin aku kaget saja,” ucap Rana dengan mengemudikan mobilnya. “Habis, bunda ngebut banget sih?” ucap Nadia. “Biar cepat sampai, Sayang. Kamu pengen ketemu ayah, kan?” tanya Rana dengan santainya, tapi tetap melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.