ZAHRANA - BAB 78

1826 Kata

Mereka masih terdiam membisu. Hanya ada rasa gugup dalam diri mereka saat ini. Leo pun juga sangat bingung dan canggung mau mengajak bicara Rana apalagi, dia seakan kehabisan topik pembicaraan. Padahal, banyak sekali hal yang ingin ia sampaikan pada Rana setelah bertemu, tapi lagi-lagi Leo hanya mengucapkan kata maaf saja pada Rana di saat membuka pembicaraan dengan Rana. “Rana, aku mohon, maafkan semua kesalahanku, maafkan aku, Ran,” ucap Leo. Entah berapa kali kata maaf yang Leo ucapkan pada Rana sejak tadi. “Iya, aku maafkan, kamu minta maaf terus dari tadi, seperti tidak ada bahan pembicaraan lain,” ucap Rana. “Aku bingung, Ran. Mau ngomong apa sama kamu dari mana, untuk memulai berbicara, entahlah, takut kamu marah saja,” jawab Leo. “Bingung? Apa yang membuat kamu bingung? Seperti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN