ZAHRANA BAB 80 Leo mencoba menata rambut Nadia, dia menyisiri rambut Nadia. Sebenarnya dia kesulitan, karena tidak pernah menyisiri rambut Nadia. Apalagi rambut Nadia panjang. Tapi, Leo tidak menyerah begitu saja dan tetap sebisa mungkin menata rambut Nadia. “Ayah bisa tidak?” tanya Nadia. “Ehmm... bisa, dong,” jawabnya. “Kok lama sekali?” ucap Nadia. “Ini juga masih sedikit berantakan, Ayah,” imbuh Nadia. “Oh iya,” ucap Leo. “Enggak apa-apa kok, kalau gak rapi juga. Kan ayah belum terbiasa, nanti kalau sudah biasa pasti bisa,” ucap Nadia. “Oke, ini lumyan rapi, kok. Tidak terlalu berantakan,” ucap Leo dengan memandang wajah putrinya. “Ehm... iya ini lumayan rapi, tidak terlalu buruk, dan aku sangat cantik. Terima kasih, Ayah.” Nadia mencium pipi Leo dan berlari keluar dari kamarny